Senin, 15 Oktober 2012

INFORMATION SUPPLAY CHAIN MANAGEMENT



Supplier ke Procurement     :   Informasi berupa hal-hal yang berhubungan dengan pembelian supply bahan mentah oleh perusahaan dari supplier (kapasitas barang, waktu pengiriman)
Procurement ke Supplier     :   Informasi berupa barang yang akan dipesan oleh Perusahaan dari Supplier
Procurement ke Financial     :   Informasi berupa data-data barang yang akan dipasarkan
Production ke Procurement    :   Informasi berupa data barang mentah yang akan digunakan dalam proses produksi beserta dengan spesifikasi bahan mentah tersebut
Production ke Warehouse   :   Informasi berupa produk jadi yang akan disimpan di gudang
Production ke Planning         :   Informasi berupa kapasitas barang yang telah diprosuksi untuk digunakan sebagai pertimbangan melakukan perencanaan selanjutnya
Financial ke Procurement     :   Informasi berupa anggaran dana yang tersedia untuk digunakan membeli supplai material bahan mentah
Financial ke Marketing           :   Informasi berupa anggaran dana yang tersedia untuk digunakan dalam kegiatan pemasaran
Planning ke Production         :   Informasi berupa rencana produksi barang (jenisnya, jumlah, dll)
Planning ke Distribution        :   Informasi berupa rencana pendistribusian barang (kemana, berapa banyak, dll)
Warehouse ke Production   :   Informasi berupa persediaan material bahan mentah yang tersedia di gudang
Warehouse ke Planning        :   Informasi berupa persediaan bahan baku (sebagai pertimbangan untuk melakukan perencanaan kegiatan produksi) dan produk jadi (sebagai pertimbangan untuk melakukan perencanaan kegiatan pemasaran produk)
Warehouse ke Marketing    :   Informasi berupa persediaan produk jadi yang siap dipasarkan
Marketing ke Warehouse    :   Informasi berupa permintaan produk dari konsumen kepada perusahaan untuk mengecek apakah masih ada produk yang tersedia di gudang
Marketing ke Planning           :   Informasi berupa permintaan produk dari konsumen kepada perusahaan yang digunakan sebagai perencanaan kegiata produksi kedepan
Marketing ke Cutomer          :   Informasi berupa ketersediaan produk jadi (jenis, jumlah, harga) beserta promosi
Distribution ke Planning        :   Informasi berupa saluran distribusi & alat distribusi yang akan digunakan dalam kegiatan distribusi produk jadi
Distribution ke Marketing    :   Informasi berupa jadwal pengiriman produk jadi

Minggu, 14 Oktober 2012

CROSS FUNCTIONAL MANAGEMENT ( RESUME KSI )

CROSS FUNCTIONAL MANAGEMENT- (Pertemuan 6)
    • Cross Functional Management (CFM) adalah sebuah proses manajemen yang didesain untuk mendorong & mendukung komunikasi dalam perusahaan & operasi di seluruh perusahaan.
    • Customer Relationship Management (CRM) adalah strategi bisnis yang didesain untuk mengurangi pengeluaran dan meningkatkan pendapatan dengan memperkuat loyalitas customer.
    • Strategi pemasaran CRM adalah agar pelanggan tetap menggunakan produk/jasa mereka. Selain itu untuk membantu mengelola hubungan dengan perusahaan, untuk menjaga pelanggan dengan berinteraksi, dan strategi bisninya menyeluruh suatu perusahaan agar secara efektif untuk mampu mengelola hubungan dengan pellanggan.
    • Pentingnya penggunaan CRMadalah karena:
      • Tingkat persaingan global yang besar
      • Mencari pelanggan baru lebih mahal ketimbang menjaga pelanggan
      • Tren bisnis untuk meningkatkan loyalitas pelanggan
      • Banyak konsumen yang menginginkan purna jual
    • Pengguna CRM adalah perusahaan/bidang usaha mulai yang kecil sampai yang besar.
    • Prinsip CRM adalah untuk mengambil data (dalam hal ini profil pelanggan) yang memberikan ingormasi yang sesuai kepada klien berupa informasi tentang customer history, kebutuhan pasar, dan isu lain seputar perkembangan pasar.
    • Tujuan penerapan CRM adalah untuk mengenali & menganalisa relasi, pasar, produk & pengeluaran.
    • Cara untuk membuat CRM berhasil adalah:
      • Perencanaan bisnis yang matang
      • Mengidentifikasi tujuan & sasaran penerapan CRM
      • Menentukan batasan menurut strategi yang diterapkan
      • Menentukan parameter & standar pengukuran keberhasilan penerapan
    • Hal-hal yang harus diperhatikan dalam CRM adalah:
      • Sasaran bersifat jangka panjang
      • Sesuai dengan sasaran perusahaan
      • Hasil menjadi sasaran kunci bagi perusahaan
      • Mengurangi biaya perusahaan secara keseluruhan (pelanggan yang loyal akan mengajak pelanggan lain)
      • Nilai resiko penerapan CRM
    • Kendala yang dihadapi ketika menggunakan CRMadalah:
      • Terbuangnya yang ditawarkan TI
      • Pelanggan tetap mengeluh
      • Hubungan dengan pelanggan hanya sekedar transaksional
      • Tidak ada peningkatan efisiensi
      • Staff sales & marketing saling menyembunyikan data
      • Keuntungan perusahaan tetap
    • Manfaat penggunaan CRMadalah:
      • Jumlah konsumen bertambah
      • Mengetahui tingkat kepemilikan perusahaan pada konsumen
      • Mengetahui kebutuhan konsumen di masa mendatang
      • Mengetahui ketidaknormalan aktifitas transaksi
      • Mengetahui perbaikan yang harus dilakukan pada service
      • Mampu mengenerate pola data transaksi
      • Mengurangi resiko operasional
      • Dalam pengimplementasiannya, ada faktor yang mempengaruhi & elemen yang ada di dalamnya.
    • Faktor-faktor yang berpengaruh adalah:
      • Orang yang professional
      • Proses yang dideasin dengan baik
      • Teknologi yang memadai
    • Elemen-elemen yang ada di dalamnya adalah:
      • Otomatisasi pemasaran
      • Pusat pelayanan
      • Penggudangan data
      • Pencarian data & analisa proses online
      • Pengambilan keputusan & alat pelaporan
    • Supplier Chain Management (SCM) adalah sistem yang melibatkan proses produksi, pengiriman, penyimpanan, distribusi, penjualan produk dalam rangka memenuhi permintaan akan produk tersebut.
    • Bagian-bagian dari SCMadalah:
      • Aliran material/produk yang kompleks
      • Sinkronisasi & koordinasi aktifitas yang berkaitan dengan aliran material/produk
      • Rangkaian terbentang dari penambang bahan mentah sampai dengan retailer
      • Fungsi SCM secara fisik adalah untuk mengkonversi bahan baku menjadi produk & menghantarkan ke pemakai akhir.
      • Fungsi SCM sebagai mediasi pasar adalah untuk memastikan apa yang disuplai mencerminkan aspirasi pemakai akhir.
    • Manfaat dari penggunaan SCM adalah:
      • Mengurangi ketidakpastian & resiko dalam supply chain
      • Memberikan pengaruh positif pada tingkat penyimpanan, cycle time, proses bisnis, & jasa customer
    • Cangkupan SCM meliputi:
      • Upstream Supply ChainMencangkup supplier first-tier dan suppliernya
      • Internal Supply ChainMencangkup semua proses
      • Downstream Supply ChainMencangkup consumer
    • Masalah yang terjadi dalam penggunaan SCMadalah:
      • KompleksitasIni dikarenakan SCM melibatkan banyak bagian. Ditambah lagi dengan adanya perbedaan bahasa, zona waktu, dan budaya antar perusahaan (jika perusahaan tersebut berada misal di negera lain)
      • KetidakpastianYang dimaksud adalah ketidakpastian permintaan, pasokan, dan dari internal sendiri.
    • Solusi dari masalah yang bisa terjadi dalam penggunaan SCMadalah:
      • Outsourcing
      • Membeli input secara langsung dari pada memproduksi terlebih dahulu
      • Menciptakan “Strategic Partnership”
      • Pendekatan “Just in Time”
      • Menekan supplier seminimal mungkin
      • Memperbaikin hubungan atara buyer dan supplier
      • Produksi yang dilakukan setelah ada order

Mengenal Lensa Kamera

Bahasan kali ini adalah tentang Lensa Kamera. Lensa merupakan mata bagi sebuah kamera. Dengan lensa dikamera, maka obyek bisa kita lihat sesuai kondisi penggunaan lensa tersebut. Tampilan obyek bisa tampak dekat maupun tampak jauh tergantung dari penggunaan lensa pada kamera. Jenis lensa terdiri dari :
 Lensa Normal / Standard
Lensa yang menghasilkan tampilan gambar kurang lebih sama dengan penglihatan mata manusia, sekitar 46 derajat. Jenis lensa normal yang dipakai untuk film 135 adalah berukuran 45mm – 55mm.

 Lensa sudut lebar (wide)
Lensa yang sudut pandangnya lebih lebar dari pada lensa normal, dan memiliki jarak focus yang lebih kecil. Keuntungan menggunakan lensa ini adalah kita bisa mengabadikan foto dengan sudut pandang yang lebih luas, misalnya foto pemandangan, foto dokumentasi perkawinan – sehingga orang-orang yang hadir dapat semua terabadikan. Disamping itu sangat menguntungkan apabila ruang pengambilan gambar begitu sempit. Jenis lensa ini memiliki beberapa ukuran :  9mm (fish eye), 11 mm, 14mm, 16mm, 21mm, 24mm,28mm, 35mm.
 

Lensa tele
Jenis lensa ini sudut pandangnya lebih kecil dari lensa normal. Sehingga kita dapat menggambil gambar dari jarak yang jauh, namun tetap dapat menangkap gambar seakan diambil dari jarak dekat. Misal lensa tele 1000mm memiliki perbesaran gambar 20 kali dari lensa yang normalnya 50mm. (obyek yang berada pada jarak 100m akan tampak seperti berada sekitar 5 m). Jenis lensa ini memiliki beberapa ukuran : 70mm, 85mm, 135mm, 300mm, 400mm, 600mm, 800mm.

  Lensa Zoom / Vario
Adalah lensa yang memiliki fleksibelitas dalam penggunaan sudut pandang pengamatan. Misalnya 18mm-200mm,dan 70-200mm.

Dalam kamera poket, maupun kelas prosumer, biasanya lensa menjadi satu dengan kamera, sehingga dalam penggunaannya lensa tidak dapat diganti-ganti. Produsen kamera biasanya melengkapinya dengan penggunaan lensa zoom, sehingga sudut pandang obyek bisa diatur sesuai dengan keinginan pemotret.

Selamat memotret….

Camera Lens

Mengenal Lensa Kamera

Bahasan kali ini adalah tentang Lensa Kamera. Lensa merupakan mata bagi sebuah kamera. Dengan lensa dikamera, maka obyek bisa kita lihat sesuai kondisi penggunaan lensa tersebut. Tampilan obyek bisa tampak dekat maupun tampak jauh tergantung dari penggunaan lensa pada kamera. Jenis lensa terdiri dari :
 Lensa Normal / Standard
Lensa yang menghasilkan tampilan gambar kurang lebih sama dengan penglihatan mata manusia, sekitar 46 derajat. Jenis lensa normal yang dipakai untuk film 135 adalah berukuran 45mm – 55mm.

 Lensa sudut lebar (wide)
Lensa yang sudut pandangnya lebih lebar dari pada lensa normal, dan memiliki jarak focus yang lebih kecil. Keuntungan menggunakan lensa ini adalah kita bisa mengabadikan foto dengan sudut pandang yang lebih luas, misalnya foto pemandangan, foto dokumentasi perkawinan – sehingga orang-orang yang hadir dapat semua terabadikan. Disamping itu sangat menguntungkan apabila ruang pengambilan gambar begitu sempit. Jenis lensa ini memiliki beberapa ukuran :  9mm (fish eye), 11 mm, 14mm, 16mm, 21mm, 24mm,28mm, 35mm.


Lensa tele
Jenis lensa ini sudut pandangnya lebih kecil dari lensa normal. Sehingga kita dapat menggambil gambar dari jarak yang jauh, namun tetap dapat menangkap gambar seakan diambil dari jarak dekat. Misal lensa tele 1000mm memiliki perbesaran gambar 20 kali dari lensa yang normalnya 50mm. (obyek yang berada pada jarak 100m akan tampak seperti berada sekitar 5 m). Jenis lensa ini memiliki beberapa ukuran : 70mm, 85mm, 135mm, 300mm, 400mm, 600mm, 800mm.

  Lensa Zoom / Vario
Adalah lensa yang memiliki fleksibelitas dalam penggunaan sudut pandang pengamatan. Misalnya 18mm-200mm,dan 70-200mm.

Dalam kamera poket, maupun kelas prosumer, biasanya lensa menjadi satu dengan kamera, sehingga dalam penggunaannya lensa tidak dapat diganti-ganti. Produsen kamera biasanya melengkapinya dengan penggunaan lensa zoom, sehingga sudut pandang obyek bisa diatur sesuai dengan keinginan pemotret.

Selamat memotret….

SISTEM INFORMASI FUNGSIONAL ( CONTINUE ) [ CONCEPT INFORMATION SYSTEM ]

SISTEM INFORMASI FUNGSIONAL –part2- (Pertemuan 5)
    • Sistem Informasi Fungsional adalah Sistem Informasi yang ditujukan untuk memberikan informasi bagi kelompok orang pada suatu perusahaan.
    • Sistem Informasi Fungsionalterbagi menjadi:
      • SI Akutansi
        Sistem Informasi yang berfungsi untuk merekam & melakukan transaksi bisnis, aliran dana perusahaan.
      • SI Keuangan
        Mencangkup semua transaksi keuangan & kontrol terhadap sumber dana keuangan
      • SI Manufaktur
        Mendukung perencanaan, kontrol, penyelesaian masalah yang berhubungan dengan kegiatan produksi.
      • SI Pemasaran
        Menyediakan informasi untuk menyelesaikan kegiatan perusahaan.
      • SI Sumber Daya Manusia
        Menyediakan informasi sehubungan dengan SDM di perusahaan.
    (untuk Sistem Informasi Fungsional -part1- silahkan klik di sini)
      • Sistem Informasi Pemasaran terdiri dari kegiatan perorangan/organisasi yang digunakan untuk mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan, distribusi, promosi, penentuan harga, & gagasan.
      • Sistem Informasi Pemasaran adalah sistem berbasis komputer yang berkerjasama dengan Sistem informasi Fungsional untuk mendukung manajemen perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan pemasaran.
      • Dalam strategi marketing, yang perlu diperhatikan adalah product, promotion, price, place.
      • Aliran informasimenurut Kotler
        • Informasi pemasaran Internal
          Informasi berputar di dalam perusahaan
        • Intelijen pemasaran
          Informasi mengalir dari lingkungan ke perusahaan
        • Komunikasi pemasaran
          Informasi mengalir dari perusahaan ke lingkungan
      • Subsistem dari SI Pemasaran terdiri dari Subsistem input & Subsistem output.
      • Subsistem InputSI Pemasaran terdiri dari:
        • SI Akuntansi
          Menyediakan data pesanan penjualan dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus, model matematika & sistem pakar
        • Subsistem Intelejen
          Mengumpulkan data pesaing secara etis & mengumpulkan data pelanggan.
        • Subsistem penelitian pemasaran
          Data yang didapat berasal dari internal (survey, observasi, interview, pengujian terkendali) atau berasal dari external (mailling list, statistik penjualan).
      • Subsistem Outputt SI Pemasaran terdiri dari:
        • Subsistem produk
          Berhubungan dengan siklus hidup produk.
        • Subsitem tempat
          Berhubungan dengan saluran distribusi, produk, meteri, uang, saluran informasi yang mengalir melalui saluran distribusi, dan dua pendekatan komunikasi (informasi feedback & feedforward).
        • Subsitem Promosi
          Contohnya agen periklanan, penjualan secara personal, sales promosi
        • Subsitem Harga
          Contohnya seperti penentua harga (berdasarkan biaya maupun permintaan)
        • Subsitem Bauran (Mix)
      • Penggunaan SI Pemasaranoleh manajer antara sebagai alat pemasaran dengan tujuan untuk:
        • Untuk mempelajari keinginan & kebutuhan konsumen
        • Memformulakan bauran pemasaran
        • Melihat seberapa jauh bauran pemasaran diterima oleh konsumen
      • Sistem Informasi SDM adalah suatu proses sistematik yang memiliki kemampuan lebih dari sekedar laporan komputer mengenai informasi pegawai, menganalisa, memelihara dan mengendalikan informasi keseluruhan mengenai sumber daya manusia agar dapatdipakai oleh semua pihak yang membutuhkan.
      • Kegiatan utama yang dilakukan oleh SI SDMadalah:
        • Perekrutan & penerimaan
        • Pendidikan & pelatihan
        • Manajemen data
        • Penghentian & administrasi tunjangan
      • Tujuan SI SDM adalah untuk mengumpulkan & memelihara data yang berisi SDM, diolah menjadi informasi, dilaporkan kepada pemakai.
      • Subsistem dari SI SDMadalah:
        • Subsistem Informasi Akuntansi
          Data yang dicari berupa data personal (nama, tanggal lahir, jenis kelamin, pendidikan, skill, dll) dan data akuntansi (gaji bulanan atau per jam, pajak, asuransi, dll).
        • Subsistem Penilitian SDM
          Contohnya seperti analisa pekerjaan & evaluasi, kesuksesan pendidikan,  (?)
        • Subsistem Kecerdasan SDM
          Mengumpulkan data yang berhubungan dengan sumber manusia. Data bisa berasal dari Pemerintah, Pemasok, Serikat Pekerja, Masyarakat Global, Masyarakat Keuangan, Pesaing
        • Subsistem Perencanaan Tenaga Kerja
          Memungkinkan manajemen untuk mengidentifikasi kebutuhan pegawai di masa datang.
        • Subsistem Perekrutan
          Antara lain Penelusuran Pelamar & Pencarian Internal.
        • Subsistem Manajemen Tenaga Kerja
          Antara lain Penilaian Kinerja, Pelatihan, Pengadaan poisi, Relokasi, Skill, Suksesi, Kedisiplinan.
        • Subsistem Kompensasi
          Antara lain Peningkatan penghargaan, Gaji, Kompensasi eksekutif, Bonus, Kehadiran.
        • Subsistem Keuntungan
          Antara lain Tunjangan tetap, Laporan tunjangan, Pemberian saham, Pemrosesan klaim.
        • Subsistem Pelaporan Lingkungan
          Adalah laporan kebijakan & praktek personalia perusahaan kepada pemerintah.

SISTEM INFORMASI FUNGSIONAL ( CONCEPT INFORMATION SYSTEM )

SISTEM INFORMASI FUNGSIONAL -part1-
  • Sistem Informasi Fungsional adalah Sistem Informasi yang ditujukan untuk memberikan informasi bagi kelompok orang pada suatu perusahaan.
  • Sistem Informasi Fungsionalterbagi menjadi:
    • SI Akutansi
      Sistem Informasi yang berfungsi untuk merekam & melakukan transaksi bisnis, aliran dana perusahaan.
    • SI Keuangan
      Mencangkup semua transaksi keuangan & kontrol terhadap sumber dana keuangan
    • SI Manufaktur
      Mendukung perencanaan, kontrol, penyelesaian masalah yang berhubungan dengan kegiatan produksi.
    • SI Pemasaran
      Menyediakan informasi untuk menyelesaikan kegiatan perusahaan.
    • SI Sumber Daya Manusia
      Menyediakan informasi sehubungan dengan SDM di perusahaan.
  • Sistem Inforrmasi Akutansi. Mengumpulkan, menggolongkan, mengolah, menganalisis, & dikomunikasikan dalam bentuk laporan. Berorientasi data dari pada historis. Pengguna informasi adalah pihak dalam (manajemen) & pihak liar yang berkepentingan.
  • Pemrosesan Transaksi pada SIAantara lain adalah:
    • Transaksi mempunyai nilai ekonomis
    • Digunakan untuk melakukan kegiatan operasional, membuat arsip yang up-to-date, mencerminkan aktifitas organisasi.
  • Tipe transaksi dasarnya antara lain penjualan produk/jasa
  • Pemrosesan Informasi pada SIAantara lain:
    • Unruk mengambil keputusan
    • Sebagian output pemrosesan informasi sudah disediakan oleh pemrosesan transaksi.
  • Tugas dari SIAadalah:
    • Pengumpul data
    • Manipulasi data
    • Manajemen data
    • Pengendalian
    • Penyiapan dokumen
  • Karakteristik dari SIAadalah:
    • Melaksanakan tugas
    • Berpegang pada prosedur yang relatif standar
    • Menangani data secara rinci
    • Berfokus pada historis
    • Menyediakan informasi penyelesaian masalah minimal.
  • Pemakai SIAantara lain adalah:
    • Semua level organisasi (internal)
    • Investor/kreditur (external)
  • Sistem Informasi Keuangan. Menyempaikan informasi kepada individu/kelompok, baik dalam atau luar tentang masalah keuangan perusahaan. Informasi yang disampaikan dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus, & saran dari sistem pakar. Data keuangannya berasal dari internal maupun external.
  • Subsistem SIKantara lain adalah:
    • Intelejen
      Mengidentifikasi sumber-sumber terbaik bagi keuangan & pemegang saham, & masyarakat keuangan.
    • Audit
      Memeriksa/menganalisis catatan keuangan yang ada dalam perusahaan untuk menguji kebenarannya.
    • Subsistem KA
    • Peramalan & perencanaan
      Melakukan evaluasi terhadap kinerja keuangan proyeksi dalam bisnis.
    • Manajemen dana
      Mengolah aset dengan manfaat tinggi & resiko kecil.
    • Pengendalian
      Melakukan evaluasi atas dampak keuangan terhadap pengeluaran modal. Mengendalikan anggaran dana tiap tahun
  • Sistem Informasi Manufaktur. Digunakan untuk mendukung fungsi produksi.
  • SIMsebagai sistem fisik:
    • Aplikasi kontrol mesin
    • CAD
      Rancangan produk yang dimanufaktur.
    • CAM
      Mesin produksi khusus yang dikendalikan oleh komputer
    • Robotic
      Alat yang bekerja otomatis untuk melaksanakan tugas.
  • SIMsebagai sistem informasi
    • ROP system
      Mendasarkan keputusan pembelian pada titik pemesanan kembali (reorder point)
    • MRP
      Merencanakan kebutuhan berbagai bahan baku yang diperlukan. Menganalisa penjadwala produksi & kebutuhan maksimal (jumlah), waktu yang diperlukan (tanggal)
    • MRP II
      MRP yang diaplikasikan untuk seluruh manufaktur
    • JIT
      Pendekatan yang menjaga ars bahan baku agar selalu dalam keadaan minimum dengan mengatur barang agar bisa sampai tepat waktu.
  • Model SIMsebagai subsitem input:
    • Informasi akutansi
    • Rekayasa industri
    • Intelejen manufaktur
  • Model SIMsebagai subsistem output:
    • Modulasi
    • Persediaan
    • Kualitas
    • Biaya

Senin, 01 Oktober 2012

Concept Information System Part 3


DATABASE MANAGEMENT

Database     : koleksi dari data yang sudah terorganisir yang memperbolehkan untuk     di akses ,di ambil dan menggunakan data itu.

Data  : koleksi dari data yang belum di proses
           Ex: text,numbers,images,audio,video

Information :  berisi dari data yang sudah diproses dan sudah ditata dan sudah mempunyai fungsi.


Database software terkadang di sebut sebagai DBMS(Database Management System) memperbolehkan pemakai untuk menciptakan database komputerisasi,untuk menambah,memodifikasi, dan menghapus data.

Valuable Information mempunyai karakteristik       :
~akurat
~berkala
~berguna
~mudah di akses
~biaya yang efektif

˛ Data dibagi jadi beberapa layer :
   Files,records,fields,characters
˛ karakter terddiri dari :
   Numbers,letters,space,punctuation marks,or other symbols
˛ field (kombinasi dari satu karakter atau lebih
   Field name,field size,data type

Record         :  grup yang terdiri dari beberapa bidang
Data file      : kumpulan dari beberapa data

OLAP & OLTP
OLTP (Online Transaction Proccesing)
*      Pengguna IT professional
*      Digunakan sehari-hari untuk proses bisnis
*      Database relational
*      OLTP digunakan setiap saat
*      Insert, write, read
*      Jumlah rekaman ribuan
*      Jumlah pengguna puluhan
*      Ukuran database MG-GB
OLAP (Online Analysis Proccesing)
:O Pengguna knowledge worker
:O Digunakan untuk pengambilan keputusan
:O Database bersifat multidimensional
:O OLAP digunakan sewaktu-waktu
:O Jumlah rekaman jutaan bahkan milyaran
:O Penggunanya berjumlah ratusan
:O Ukuran database mulai dari GB-TB