Rabu, 26 September 2012

Manajemen Umum

Manajemen umum
Tujuan sosial dan Etika Manajemen
Tanggungjawab sosial perusahaan melalui berbaai kegiatan yang dilakukan dalam rangka penjagaan lingkungan, norma masyarakat, partisipasi pembangunan, serta berbagai macam bentuk tanggungjawab.

Strategi pengelolaan tanggungjawab sosial perusahaan
Reaktif
Menolak tanggungjawab sosial                  Tingkat tanggungjawab sosialnya rendah
Akomodatif
Melakukan tanggungjawab untuk menghindari tekanan                         Tingkat tanggungjawab sosialnya tinggi

Reaktif lebih condong defensif, cenderung membela diri dalam menghindari tanggungjawab sosial,
Akomodatif lebih proaktif, mengambil insiatif dalam bentuk tanggungjawab sosial.

Strategi pengelolaan
Strategi reaktif : Cenderung menolak atau menghindar diri dari tanggungjawab sosial
Strategi Akomodatif: Adanya tautan dari masyarakat dan lingkungan sekitar akan hal ini.
Strategi Proaktif : Tanggungjawab untuk memuaskan stakeholders,jika stakeholdersnya
                                 Memuaskan

Manfaat tanggungjawab sosial perusahaan.
Manfaat bagi perusahaan: Citra positif perusahaan dimata masyarakat dan pemerintah
Manfaat bagi Masyarakat: Selain kepentingan masyarakat terakomodasi, hubungan
                                                masyarakat dengan perusahaan akan lebih erat dalam situasi  
                                                win-win Solution.
Manfaat  bagi pemerintah: Memiliki partner dalam menjalankan misi sosial dari pemerintah dalam hal tanggungjawab sosial

Dimensi Etika Dalam Manajemen
Perencanaan: Sebuah proses yang dimulai dan dan penetapan tujuan organisasi,menentukan strategi untuk pencapaian tujuan organisasi tersebut secara menyeluruh. Perencanaan dapat dilihat dari tiga hal yaitu proses, fungsi manajemen, pengambil keputusan.

Fungsi dari sisi proses: Proses dasar yang digunakan untuk memilih tujuan, menentukan bagaimana tujuan tersebut akan dicapai.

Fungsi dari sisi fungsi: Fungsi dimana pimpinan menggunakan pengaruh atas wewenangnya untuk menentukan pengaruh atas wewenangnya untuk menentukan atau merubah tujuan dan kegiatan organisasinya.

Manfaat dari perencanaan
-          Pengaruh Organisasi
-          Meminimalisasi ketidakpastian
-          Meminimalisasi inefiensi sumber daya
-          Penetapan standart dalam pengutusan kualitas

Persyaratan perencanaan
-          Faktual dan realistis
-          Logis dan rasional
-          Fleksibel
-          Komitmen
-          Komprehensif / menyeluruh.

Peran tujuan dan rencana dalam proses perencanaan.
Tujuan : Hasil akhir yang diharapkan dapat diraih / dicapai oleh individu atau kelompok atau seluruh organisasi

Hubungan antara rencana dan tujuan adalah :

                                                            Tujuan Organisasi



Tujuan Strategis ( Jangka Panjang )                                 Rencana Strategis
Tujuan taktis ( Jangka menengah )                                      Rencana Taktis
Tujuan Operasional ( Jangka Pendek )                               Rencana Operasional



 Download Materi

Konsep Sistem Informasi (4)

Concept Informasi System

Sistem Informasi Fungsional

Sistem Informasi Akuntansi
Sistem Informasi Keuangan
Sistem Informasi Manufaktur
Sistem Informasi Pemasaran
Sistem Informasi Sumber Daya Manusia

Sistem Informasi Fungsional : Untuk memberikan info bagi kelompok orang yang berada pada bagian tertentu dalam perusahaan

Sistem Informasi Akuntansi : Menyediakan info yang merekam dalam melaporkan transaksi
Sistem Informasi Keuangan : Menyediakan info yang mencakup semua transaksi keuangan
Sistem Informasi Manufaktur : Menyediakan informasi yang mendukung perencanaan, kontrol, dan penyelesaian masalah yang berhubungan dengan produk
Sistem Informasi Pemasaran: Menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan aktivitas pemasaran
Sistem Informasi SDM: Menyediakan informasi yang dipakai oleh aktivitas manajemen personalia

Sistem Informasi  Akuntansi :
1.       Proses mengumpulkan,menggolongkan, mengolah data transaksi, lalu menganalisis dan dikomunikasikan hasilnya dalam bentuk laporan keuangan pemasaran.
2.       SIA lebih berorientasi pada data daripada yang bersifat histori
3.       Pemakai Informasi keuangan yang dihasilkan oleh SI Akuntansi harus sesuai

Proses Sistem Informasi Akuntansi.
Bertujuan untuk menyediakan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan yang dilaksanakan oleh aktivitas yang disebut pemrosesan informasi

5 Tugas dasar Sistem Informasi Akuntansi
1.       Pengumpulan data
2.       Manipulasi  Pemrosesan data
a.       Pengklasifikasikan
b.      Pengurutan
c.       Penghitungan
d.      Pengihtisarian
3.       Manajemen Data
4.       Pengendalian Data
5.       Penyiapan dokument

Karakteristik Sistem Informasi Akuntansi
1.       Tugas yang diperlukan
2.       Berpegang pada prosedur
3.       Menangani data secara rinci
4.       Fokus pada histori
5.       Menyediakan info pemecahan masalah minimal

Sistem Informasi Keuangan
Menyediakan informasi kepada orang atau  sekelompok orang baik didalam maupun diluar perusahaan.
Informasi yang disajikan dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus.
Data keuangan berasal dari sumber internal dan eksternal

Subsistem Keuangan :
Subsistem Intelijen
Subsistem Audit
Subsistem Informasi Akuntansi

Sistem Informasi Manufaktur
Untuk mendukung fungsi produksi

Sebagai Sistem Fisik :
1.       Control Mesin diarea produksi
2.       CAD : Membantu rancangan produk yang akan dimanifaktur
3.       CAM : Melibatkan Pc/ Laptop sebagai proses produksi
4.       Robotic: Alat yang secara otomatis melaksanakan Tugas tertentu

Sebagai Sistem Informasi :
1.       ROP System: System yang mendasarkan keputusan pembelian
2.       MRP : System yang dipakai untuk bahan baku
3.       MRP II : Mengembangkan MRP untuk seluruh area manufaktur
4.       JIT: Tepat waktu ( Just- In- Time )

Model Sistem Informasi Keuangan
Subsistem Internal
-          Informasi Akuntansi
-          Informasi Rekayasa Industri
-          Informasi Intilijen Manufaktur
Subsistem Output
-          Subsistem Produksi
-          Subsistem Persediaan
-          Subsistem Kualitas
-          Subsistem Biaya

To Be Contiune
Download Materi

Minggu, 23 September 2012

IBM Sucess Story ( Concept Information System )

Identifikasi masalah yang dihadapi :

 Solusi didirikan dokumen manager
    • Distribusi
    • Rencana kedepan
    • Pengiriman
    • Kualitatif dan kwantitatif
    • Masukan tentang Informasi kedepan
Dalam timbulnya niatan untuk memperbesar perusahaan, baik dengan melihat peluang pasar lebih besar terbuka ataupun disebabkan perusahaan tidak lagi mempunyai kemampuan jika berjalan sendiri, khususnya bagi pemegang saham. Maka perlu ditempuh berbagai cara dan salah satu yang biasa ditempuh adalah dengan cara merger dan akuisisi yang membawa konsekuensi dan dampak perubahan besar secara menyeluruh.

Ada yang berhasil namun tidak sedikit pula yang gagal dan di kemudian hari membawa penyesalan karena mengalami hal-hal tidak diduga sebelumnya yang merugikan lebih daripada keuntungan yang diperoleh, selain dalam segi finansial juga dalam segi atau faktor lainnya. Ketika pemilik saham tidak bergairah lagi untuk meneruskan maka terjadilah transaksi penjualan, pengambilalihan baik oleh pemegang saham yang lain maupun kepada pihak ketiga.

Sebetulnya sebelum tiba pada keputusan untuk merger dan akuisisi ada sebuah cara yang dapat ditempuh dalam rangka memperbesar perusahaan yaitu dengan beraliansi. Dalam beraliansi tidak terjadi transaksi jual-beli saham dan masing-masing perusahaan yang beraliansi tidak perlu kehilangan hak dengan melepas saham.

Dalam beraliansi masing-masing pihak bersinergi untuk meningkatkan volume penjualan maupun keuntungan. Aliansi lebih didorong oleh adanya peluang yang terbuka melalui penggabungan kekuatan masing-masing perusahaan, secara matematis bukan satu ditambah satu menjadi dua, akan tetapi menjadi tiga sebagai hasil dari aliansi tersebut.

Belum lagi diperoleh berbagai keuntungan lainnya walaupun tidak dalam hitungan moneter, salah satunya pertambahan jumlah pelanggan dan konsumen. Juga ketika aliansi dianggap cukup dan tidak perlu diteruskan, bisa dihentikan, tanpa merasa dirugikan dan selanjutnya kembali mengurus urusan masingmasing dengan pengalaman berharga yang diperoleh yang dapat dimanfaatkan untuk berjalan sendiri.

Ketika masing-masing pihak merasakan manfaat besar dari aliansi yang ditempuh beberapa lama, maka tidak mustahil keduanya enggan berpisah bahkan ingin diteruskan ke dalam ikatan yang lebih erat termasuk merger.

Seperti halnya pasangan yang bertunangan sekian lama akhirnya memutuskan untuk menikah,dan bersama-sama selamanya.Atas dasar suka sama suka bukan karena terpaksa. Tiga konsultan dari McKinsey: John D Cook,Tammy Halevy dan C Brant Hastie mengamati bahwa banyak perusahaan- perusahaan besar dan global menempuh cara beraliansi khususnya dalam meningkatkan penjualan, menangkap peluang pasar yang terbuka dan sekaligus membendung laju pesaing dari salah satu atau kedua-duanya.

Dalam pengamatan mereka ada empat cara atau jenis aliansi yang dilakukan oleh para perusahaan besar tersebut, yaitu:

1. Innovation (inovasi).Melalui aliansi dilahirkan produk- produk baru yang menjadi milik dua perusahaan dan masing- masing perusahaan ikut memasarkan produk hasil inovasi bersama tersebut, dengan program pemasaran yang diatur siapa melakukan apa tidak tumpang tindih akan tetapi saling mengisi. Perusahaan minuman pernah melakukan itu: Pepsi’s dengan Starbuck.

2. Extension (perluasan).Memperluas ruang lingkup pemasaran dan segmentasi pasar guna menjangkau konsumen dari berbagai tingkatan. Coca-Cola dan Danone pernah melakukan untuk menjangkau konsumen kelas atas dan bawah.

3. Geographic expansion (perluasan secara geografis).
Memasuki pasar baru untuk masing-masing produk yang tidak dapat dilakukan jika berjalan sendiri, sedangkan salah satu dari kedua perusahaan yang beraliansi sangat menguasai pasar di lokasi yang diinginkan. General Mill’s dan Nestle pernah melakukan itu.

4. Performance improvement (peningkatan performa atau kinerja).Mencakup efisiensi operasional, sementara meningkatkan kinerja, memperbesar kapital baik langsung maupun tidak langsung, dan beberapa cara lainnya baik dalam produksi dengan memanfaatkan mesin-mesin yang tersedia, armada penjualan. Secara intern maupun juga dalam menjangkau keluar. ConAgra Foods dan Hicks, Muse, Tate & Furst pernah melakukan itu.

Dari 77 perusahaan beraliansi yang disurvei, 10 di antaranya melakukan aliansi secara tertata dengan baik dan hasilnya memberikan return kepada pemegang saham empat kali lebih besar dibandingkan dengan sebelumnya ketika berjalan sendiri.

Agar ada keseimbangan dalam beraliansi tentunya harus ada beberapa hal menonjol yang menjadi daya tarik bagi perusahaan lainnya, untuk itulah perlu dilakukan pengamatan yang cukup jeli terhadap perusahaan lain yang akan diajak beraliansi selain kita sendiri melakukan inventarisasi terhadap kekuatan yang menjadi kelebihan kita dan yang akan mengisi kekurangan pada pihak lain.

Jenis MIS Yang digunakan untuk mengatasi masalah
MIS adalah suatu aplikasi Sistem Informasi yang menyediakan laporan informasi terpadu bagi pihak manajemen. MIS dihasilkan dari beberapa database yang menyimpan data dari benyak sumber, termasuk didalamanya Transaction Processing System. MIS menyajikan informasi yang detail, rangkuman informasi dan informasi terpilih. MIS merupakan salah satu elemen manajemen yang dirasa penting oleh banyak perusahaan oleh karena itu pengembangan MIS akan terus dapat berlanjut.
Contoh Management Information System adalah:
  1. Budget forecasting and analysis
  2. Financial reporting
  3. Inventory reporting
  4. Material requirement planning
  5. Salary analysis
Informasi yang diterima oleh setiap level manajemen adalah
- Mengetahui hasil pemasaran
- Mengetahui semua hasil kerja
- Data statistik


KSI Pertemuan (2)

PENGENALAN SYSTEM INFORMASI
Hubungan informasi dengan mengambil keputusan dalam organisasi

Potential Informasi sistem dan stabilitas untuk mengenali tujuan dalam organisasi

Mengapa belajar IS ?
- Mencapai Tujuan Akhir
- Orang marketing
- Manajer
- Pengacara

IS : Segerumbulan komponen yang dikumpulkan, merupakan disebutkan data dan informasi dan memberika jawaban tentang tujuan

Ex: ATM,Airline Revervation

Konsep Informasi
- Informasi merupakan sesuatu yang berharga bagi organisasi

Data, Informasi dan penetahuan
Data: Fakta mentah
Informasi : Sekumpulan fakta yang diatur sehingga mempunyai arti / nilai

Data : Fakta mentah
Knowledge : cara mengolah data tersebut menjadi informasi

Karasteristik Informasi baik
* Dapat diakses
* Akurat
   - Komplit : Jelas
   - Murah   : Tidak membutuhkan uang banyak
   - Fleksibel : Informasi dapat digunakan untuk berbagai macam tujuan
   - Relevan : Berhubungan dengan kebutuhan
   - Reliable : Sebua informasi dapat dipertanggung jawabkan
    - Secure : Aman, tidak keluar sampai pihak keluar
    - Simple / sederhana : Tidak terlalu rumit namun informasi yan penting tetap ada
    - Timely
    - Veriable : Dapat diverifikasi, benar tidak informasinya

Nilai informasi
Sesuai dengan bagaimana membntu mengambil keputusan untuk mencapai tujuan organisasi
Cth : Waktu mengambil keputusan

Konsep Siste
Sistem : Kelompok komponen yang bkerjasama mencapai tujuan
Komponen system :
- Input
- process
- Output
- Feedback

Standart peforma system
- Efisiensi
- Efektif
- System performa Standart

Resume KSI

KSI : INTRODUCTION BUSINESS INFORMATION SYSTEM


BISNIS adalah organisasi yang menjual barang/jasa kepada konsumen untuk mendapatkan laba.

JENIS BISNIS     : 
produk 
contoh  : manufaktur
jasa
contoh  : bisnis transportasi dan telekomunikasi


BENTUK DASAR BISNIS   :

-perusahaan perorangan (UD)
Sebuah jasa yang di produksi oleh home made
 
-persekutuan dengan firma (FA) ->sebuah bentuk persekutuanuntuk menjalankan usaha atara 20 orang atau lebih dengan memakai nama bersama.
 
-persekutuan comanditer (CV)-> suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uan berdasarkan prinsip koerasi sekaligus sebagai gerak ekonoi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
 
- koperasi-> badan usaha yang beranggotakan badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatan bersama.